Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Kamis 14 Okotber 2021, "Tuhan Tidak Membatasi Kemajuan Kita"
Renungan Pagi
Menjadi Putra dan Putri Allah
(Kita Meningkat Secara Rohani)
Kamis 14 Oktober 2021
"Tuhan Tidak Membatasi Kita"
Kolose 1:10,11
"Sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar"
Tuhan tidak menatapkan batas bagi kemajuan mereka yang "menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna." Melalui Doa, melalui kewaspadaan, melalui pertumbuhan dalam pemahaman, kita " dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar" ....
Rencana Allah bagi kita begitu luas, begitu sempurna, begitu lengkap, sehingga kita memiliki alasan untuk bekerja sama dengan sepenuh hati dengan-Nya dalam melaksanakannya. Tidak ada alasan untuk ragu-ragu dalam pihak kita .... Setiap hari kita perlu mengambil persediaan yang segar dari gudan besar Firman Allah. Artinya tidak akan memberikan waktu untuk membaca novel, atau untuk hal lain yang tidak membangun dan menguatkan untuk setiap pekerjaan yang baik .... Kekayaan surga ada di dalam komando anak-anak Allah.
Setiap hari si penggoda akan berada di jalan anda dengan alasan yang menyesatkan, masuk akal untuk mementingkan diri sendiri, menyenangkan diri sendiri .... Orang yang hatinya sepenuhnya diberikan kepada Allah, oran gyang dengna iman menerima Yesus Kristus sebagai Pribadi Juruselamat, akan mengungkapkan pertumbuhan yang stabil dalam kerohanian, dalam semangat kesalehan, dalam ketetapan tujuan, kesetiaan terhadap prinsip-prinsip iman kita dengan kondisi apa pun...
Allah akan dihormati dan menjunjung tinggi setiap jiwa yang sungguh-sungguh, jiwa yang tulus, yang berusaha untuk berjalan di hadapan-Nya dalam kesempurnaan kasih karunia Kristus. Tuhan Yesus tidak akan pernah meninggalkan atau melupakan satu jiwa yang rendah hati dan takut .... Dapatkah kita dengan persepsi yang dikuduskan menghargai kekuatan janji-janji Allah, dan menyesuaikannya dengan diri kita sendiri, bukan karena kita layak, tetapi karena Kristus layak? bukan karena kita orang benar, tetapi dengna iman yang hidup kita menuntut kebenaran Kristus untuk kita?
Comments
Post a Comment