Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Senin 11 Oktober 2021 "Cabang yang Layu Terpisah dari Kristus"

     Renungan Pagi

Menjadi Putra dan Putri Allah

(Kita Tinggal Dalam Kristus Pokok Anggur yang Hidup)

Senin 11 Oktober 2021

"Cabang yang Layu Terpisah dari Kristus"

Yohanes 15:6

"Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang keluar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan kedalam api lalu dibakar"

     Dia (Yudas) ... tida berubah, dan diubah menjadi cabang yang hidup melalui hubungan dengan Pokok Anggur Yang Benar. Cabang kering ini tidak melekat pada Pohon Anggur sampai tumbuh menjadi cabang yang hidup dan berbuah. Dia mengungkapkan bahwa dia adalah cabang yang dicangkokkan yang tidak menghasilkan buah--cangkokan yang tidak jadi serat dengan serat dan urat dengan urat, terjalin dengan Pokok Anggur, dan mengambil bagian dalam hidupnya.

    Cabang yang kering dan terputus dapat menjadi sumber dengan induk anggur hanya dengan menjadi bagian dari kehidupan dan makanan dari pokok anggur yang hidup, dengan dicangkokkan kedalam pokok anggur, dengan dibawa kedalam hubungan yang terdekat .... Ranting berpegang teguh pada pokok anggur yang memberi kehidupan, sampai kehidupan pokok anggur menjadi kehidupan cabang, dan menghasilkan buah sebagaimana halnya pokok anggur.

   "Aku adalah pokok anggur,: kata Kristus, :Kamu adalah ranting-ranting nya.: Hubungan terdekat yang mungkin diwakili disini. Tempelkan ranting tak berdaun di atas rumpun anggur yang tumbuh subur, dan ranting itu menjadi cabang yang hidup, menarik getah dan makanan dari pohon anggur. serat demi serat, urat demi urat, tunas baru muncul, sampai bertunas dan bunga dan berbuah. Ranting tanpa getah mewakili orang berdosa. Ketika dipersatukan dengna Kristus, jiwa disatukan dengan jiwa, lemah dan terbatas pada yang kudus dan tidak terbatas, dan manusia menjadi satu dengan Kristus.

    Cabang yang tampaknya kering, dengan dihubungkan dengan pokok anggur yang hidup, menjadi bagian darinya .... Jiwa, mati karena pelanggaran dan dosa, harus mengalami proses yang serupa .... Ketika dicangkokkan menerima kehidupan ketika disatukan dengan pokok anggur, sehingga orang berdosa mengambil bagian dari kodrat Ilahi ketika terhubung dengan Kristus. Manusia yang  terbatas dipersatukan dengan Allah yang tak terbatas. Ketika dipersatukan, firman Kristus tinggal di dalam kita, dan kita tidak digerakan oleh perasaan yang merasa hebat, tetapi prinsip yang hidup dan taat.

   

   

      

Comments

Popular posts from this blog

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Sabat 16 Oktober 2021 " Kita mencerminkan Kristus Kepada Dunia'

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Selasa 12 Oktober 2021 "Kita Mengakui Kristus"

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Kamis 14 Okotber 2021, "Tuhan Tidak Membatasi Kemajuan Kita"