Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Rabu 6 Oktober 2021 "Dengan Menjadi Satu sebagai Anak-Anak Allah."

  Renungan Pagi

Menjadi Putra dan Putri Allah

(Kita Sempurna Dalam Kristus)

Rabu 6 Oktober 2021

"Dengan Menjadi Satu sebagai Anak-Anak Allah"

Galatia 3:26

"Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus"

   Kita jarang menemukan dua orang yang persis sama. Di antara manusia dan juga di antara hal-hal di dunia ini, ada keanekaragaman. Kesatuan dalam perbedaan di antara anak-anak Allah--perwududan kasih dan kesabaran meskipun ada perbedaan sifat--adalah kesaksian bahwa Allah mengutus Anak-Nya ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa.

  Kesatuan yang ada antara Kristus dan para murid-Nya tidak menghancurkan kepribadian keduanya. Dalam pikiran, dalam tujuan, dalam karakter, mereka adalah satu, tetapi tidak secara pribadi. Dengan mengambil bagian dalam Roh Allah, menyesuaikan diri dengan hukum Allah, manusia menjadi bagian dari kodrat Ilahi. Kristus membawa para murid-Nya kedalam persatuan yang hidup dengan diri-Nya dan dengan Bapa. Melalui kerja Roh Kudus dalam pikiran manusia, manusia menjadi sempurna di dalam Kristus Yesus. Persatuan dengan Kristus membangun ikatan persatuan dengan satu sama lain. Kesatuan ini adalah bukti paling meyakinkan bagi dunia tentang keagungan dan kebajikan Kristus, dan kuasa-Nya untuk menghapus dosa.

    Kuasa kegelapan hanya sedikit memiliki peluang terahdap orang-orang percaya yang saling mengasihi sebagai Kristus telah mengasihi mereka, yang menolak untuk menciptakan pengasingan dan perselisihan, yang berdiri bersama, yang baik hati, sopan, dan berhati lembut, menghargai iman yang bekerja dengan kasih dan memurnikan jiwa. Kita harus memiliki Roh Kristus, atau kita bukan milik Kristus.

    Bersatu Kita teguh, bercerai kita runtuh.

    Semakin dekat persatuan kita dengan Kristus, semakin dekat persatuan kita dengan satu sama lain. Perselisihan dan ketidak puasan, keegoisan dan kesombingan, berusaha untuk dominan. Ini adalah buah dari hati yang tidak bersatu, terbuka untuk menerima musuh jiwa. Setan bersukacita ketika dia bisa menabur benih pertikaian.

    Dalam Kesatuan ada kehidupan, kekuatan, yang tidak bisa diperoleh dengan cara lain.

   

    

Comments

Popular posts from this blog

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Sabat 16 Oktober 2021 " Kita mencerminkan Kristus Kepada Dunia'

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Selasa 12 Oktober 2021 "Kita Mengakui Kristus"

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Kamis 14 Okotber 2021, "Tuhan Tidak Membatasi Kemajuan Kita"