Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Jumat 8 Oktober 2021 "Kita adalah Ranting"

   Renungan Pagi

Menjadi Putra dan Putri Allah

(Kita Tinggal Dalam Kristus Pokok Anggur yang Hidup)

Jumat 8 Oktober 2021

"Kita adalah Ranting"

Yohanes 15:5

"Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa"

      Kita tidak memiliki apa-apa, kita bukan apa-apa, kecuali kita menerima kebajikan dari Yesus Kristus.

    Sampai hati kita diserahkan tanpa syarat kepada Tuhan, agen manusia tidak tinggal di pokok anggur yang benar, dan tidak dapat berkembang pada pokok anggur itu, dan tidak dapat berkembang pada pokok anggur itu, dan menghasilkan banyak buah. Tuhan tidak akan membuat kompromi sedikit pun dengan dosa. Jika Dia bisa melakukan ini, Kristus tidak perlu datang ke dunia kita untuk menderita dan mati. Tidak ada pertobatan yang murni yang tidak mengubah karakter dan perilaku orang-orang yang menerima kebenaran. Kebenaran bekerja dengan kasih, dan menyucikan jiwa.

   Profesi kita tidak berharga kecuali kita tinggal di dalam Kristus; karena kita tidak dapat menjadi ranting yang hidup kecuali kualitas-kualitas vital dari pokok anggur berlimpah di dalam kita. Dalam orang Kristen sejati, karakteristik Tuannya akan muncul, dan ketika kita mencerminkan rahmat Kristus dalam kehidupan dan karakter kita, Bapa mengasihi kita sebagaimana Dia mengasihi Putra-Nya. Ketika syarat ini dipenuhi mereka yang mengaku percaya kebenaran saat ini, kita akan melihat gereja yang makmur; karena para anggotanya tidak akan hidup untuk diri mereka sendiri, tetapi bagi Dia yang mati untuk mereka, dan mereka akan menjadi ranting-ranting pokok anggur yang hidup yang berkembang.

  Akar pohon memiliki tugas ganda untuk diisi. Yaitu harus berpegang kuat ke bumi, sementara ia mengambil sendiri makanan yang di inginkan. Demikian pula dengan orang Kristen. Ketika persatuannya dengan Kristus, stok utama, terpenuhi, ketika dia memakannya, arus kekuatan spiritual diberikan kepadanya. Bisakah daun dari satu dahan seperti itu layu?--Tidak! selama jiwa mencapai Kristus, hanya ada sedikit bahaya bahwa dia akan layu, terkulai, dan membusuk. Godaan yang mungkin datang seperti badai tidak akan mencabutnya. Orang Kristen sejati membuat motif untuk perbuatannya dari kasihnya yang mendalam kepada Penebusnya. Kasih sayangnya kepada Tuannya adalah benar dan suci.

   

   

     

Comments

Popular posts from this blog

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Sabat 16 Oktober 2021 " Kita mencerminkan Kristus Kepada Dunia'

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Selasa 12 Oktober 2021 "Kita Mengakui Kristus"

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Kamis 14 Okotber 2021, "Tuhan Tidak Membatasi Kemajuan Kita"