Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Minggu, 10 Oktober 2021 "Kita tinggal dalam Kristus Pokok Anggur yang Hidup"

     Renungan Pagi

Menjadi Putra dan Putri Allah

(Kita Tinggal Dalam Kristus Pokok Anggur yang Hidup)

Minggu 10 Oktober 2021

"Kita Berbuah Hanya Ketika Kita Tinggal dalam Kristus"

Yohanes 15:4

"Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku"

     Alasan mengapa kita tanpa kepedulian menikmati dosa adalah karena kita tidak melihat Yesus. Kita tidak akan menganggap enteng dosa, apakah kita yakin bahwa dosa melukai Tuhan kita .... Perkiraan yang benar tentang karakter Allah akan memampukan kita untuk secara tepat mewakili Dia kepada dunia. Kekearasan, kekasaran dalam kata-kata atau perilaku, ucapan jahat, kata-kata yang penuh gairah, tidak bisa ada dalam jiwa yang memandang Yesus. Barang siapa tinggal di dalam Kristus berada dalam atmosmer yang melarang kejahatan, dan tidak memberikan alasan sedikit pun untuk hal semacam ini. Kehidupan rohani tidak dipupuk dari dalam, tetapi mengambil nutrisinya dari Kristus, seperti yang dilakukan cabang dari pokok anggur. Kita bergantung pada Kristus setiap saat; Dia adalah sumber kehidupan kita. Semua bentuk luar kita, doa, puasa, dan pemberian sedekah tidak dapat menggantikan pekerjaan Roh Allah dalam hati manusia.

    Ketika seseorang sepenuhnya dikosongkan dan diri sendiri, ketika setiap allah palsu diusir dari jiwa, kekosongan diisi oleh masuknya Roh Kristus. Orang seperti itu memiliki iman yang memurnikan jiwa dari kekotoran ... Dia adalah cabang dari Pokok Anggur Sejati, dan menghasilkan banyak tandan buah untuk kemuliaan Allah. Apa karakter yang dimiliki buah? -- Buah Roh adalah "kasih," bukan kebencian; "Sukacita," bukan ketidakpuasan dan duka; "damai," bukan kejengkelan, kecemasan, dan cobaan yang dibuat. Itu adalah "Kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri."

   Satu cabang tidak akan bersandar pada cabang lain. Hidup kita harus berasal dari pohon anggur induk. Hanya dengan penyatuan pribadi dengan Kristus, dengan persekutuan dengan-Nya setiap hari, setiap jam, kita dapat menghasilkan buah-buah Roh Kudus .... Pertumbuhan kita dalam kasih karunia, sukacita kita, tujuan kita, semua bergantung pada penyatuan kita dengan Kristus dan tingkat iman yang kita jalankan di dalam Dia.

   

   

     

Comments

Popular posts from this blog

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Sabat 16 Oktober 2021 " Kita mencerminkan Kristus Kepada Dunia'

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Selasa 12 Oktober 2021 "Kita Mengakui Kristus"

Renungan Pagi Menjadi Putra dan Putri Allah, Kamis 14 Okotber 2021, "Tuhan Tidak Membatasi Kemajuan Kita"